Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Motivasi : Cerita Motivasi Pedagang Gorengan dan Pria Berdasi

Sore itu sehabis pulang kerja, saya memberhentikan kendaraan saya, dan memang niatnya untuk sedikit mencicipi kuliner pinggir jalan. Tempat tersebut lumayan ramai dan banyak pedagang yang menjajakkan jualannya, ada tukang gorengan, tukang mie ayam, tukang telur gulung, tukang bakso, dll. Setelah bekeliling kuputuskan untuk menghampiri seorang pedagang gorengan yang masih berusia cukup muda, sambil ia menggoreng gorengan yang ia jual, iseng iseng saya bertanya. 

Sumber : suara.com

Saya : Wah bang kelihatannya laris manis ya.

Tukang Gorengan : Alhamdulillah bang๐Ÿ˜Š (menjawab dengan ramah).

Saya : Jualan gorengan udah lama?

Tukang Gorengan : Wah sudah lumayan lama Mas, sekitar 3 tahun.

Saya : Wah lama juga ya mas, dagang 3 tahun perkembangannya bagaimana ya Mas?

Pertanyaan itu saya tanyakan dan berharap jawabannya akan seperti ini "yah untung ga seberapa mas, buat diri sendiri aja ga cukup", tetapi pertanyaan tersebut hilang seketika, saat tukang gorengan tersebut menjawab.

Tukang Gorengan : Alhamdulillah lancar-lancar saja mas, jadi dulu saya sempat bekerja, dan saat itu gaji yang saya terima tidak pernah cukup. 

Saya : Ooh gitu ya mas, mas usaha gorengan ada yang ngajarin mas?

Tukang Gorengan : Ya belajar sendiri saja mas, kan cuma goreng-goreng, dan cari bahannya ga ribet. jadi waktu itu  saya dinasihati teman saya, kebetulan dia jualan juga, dan akhirnya dari gaji terakhir saya, saya gunakan untuk usaha jual gorengan, dan alhamdulillah sampai sekarang ini.

dan tukan gorengan tersebut balik bertanya :

Tukang Gorengan : Memang kenapa mas? Masnya mau jualan juga?

Aku : Niatnya sih begitu mas, tapi nantilah, saya pikir pikir dulu. Memangnya jualan gorengan menguntungkan ya mas?

Tukang Gorengan : Alhamdulillah mas, menguntungkan kok. 1 hari saja dari hasil penjualan, keuntungan bersih yang saya dapatkan antara Rp. 300.000 - 400.000an lah.

Kalkulator di otak saya mulai berhitung, jika keuntungan bersih dalam 1 hari saja Rp. 300.000 x 30 hari jika jualannya setiap hari, berarti total keuntungan bersihnya 9.000.000 ๐Ÿ‘€.

Bagaimana kalau keuntungan bersihnya 400.000/hari? Woawwww. 

Saya coba teliti penampilannya, abangnya masih muda, pakai celana jeans agak robek-robek, baju kaos warna merah marun agak lusuh, dan topi hitam di arahkan ke belakang, tapi ternyata penghasilnya di luar ekspektasi saya. Kemudian kalkulator dikepala saya mulai berhitung kembali, membandingkan dengan penghasilan saya selama ini.

(Gaji kotor 2.000.000 : 30 hari = 66.000an.)

Belum termasuk makan, bensin, perawatan motor, waduuuh pantesan tiap bulan abis mulu, belum lagi masuk terlambat di omelin, pulang cepat di omongin, dan gara-gara cash bon, sempat di nasehati atasan pula, agar pintar menghemat.๐Ÿ˜“

Sontak agak merasa malu juga, karena penampilan saya ternyata tidak sesuai isi dompet. Sesampainya dirumah, seperti rutinitas biasanya membuat segelas kopi lalu menyalakan sebatang rokok, dan bergumam dalam hati "Mau Sampai Kapan Seperti Ini?".

Intinya buat kalian yang masih terjebak di Zona Nyaman dan terfikir ingin jadi pengusaha, mulailah merintis saat ini juga dan jangan ditunda-tunda. Berletih-letihlah selagi muda dan stop berfoya-foya, agar masa tuamu tidak tertatih-tatih. 

Baca Juga : Kiat Cara menjadi Pengusaha atau Orang Sukses di Usia Muda

Posting Komentar untuk "Motivasi : Cerita Motivasi Pedagang Gorengan dan Pria Berdasi"